Promo Diskon & Cicilan 0% Xiaomi Redmi 1S di Lazada.co.id
Promo Diskon & Cicilan 0% Xiaomi Redmi 1S di Lazada.co.id — Xiaomi
Redmi 1S sudah mulai dijual di lazada.co.id per tanggal 27 Agustus 2014
ini. Bagi Anda yang telah mendaftar pada tanggal 27 Agustus-3
September
disini. Anda dapat membeli Xiaomi Redmi 1S dengan tambahan cashback dan cicilan 0% pada
flash sale tanggal 4 September.
Khusus pemilik kartu kredit
ANZ, BNI, BRI, CIMB, OCBC NISP, PERMATA dan STANDARD CHARTERED Anda
dapat menikmati promo ini dengan syarat dan ketentuan yang berlaku
berikut ini:
BANK ANZ:
Promo tambahan diskon dengan ANZ berlaku untuk periode flash sale tanggal
4 September dengan syarat dan ketentuan :
- Setiap Pemegang Kartu Kredit ANZ Visa dan MasterCard berhak mendapatkan tambahan diskon dengan detail ketentuan;
- Tambahan diskon Rp. 100,000 berlaku untuk 50 unit pertama.
- Tambahan diskon Rp. 50,000 berlaku untuk unit ke 51 hingga 100.
- Tambahan diskon Rp. 25,000 berlaku untuk unit ke 101 hingga 200.
- Promo ini hanya berlaku jika transaksi diubah menjadi cicilan 0%
dengan tenor hingga 12 bulan dan wajib mengisi form cicilan 0% pada saat
di akhir transaksi (setelah proses pembayaran selesai dan berhasil).
- Program ini berlaku apabila transaksi dianggap valid dan berhasil.
- Program ini berlaku selama persediaan produk masih ada.
- Setiap pemegang Kartu Kredit ANZ Visa dan MasterCard hanya berhak untuk melakukan maksimum 2 kali transaksi per hari.
- Promo ini tidak berlaku bagi reseller atau pembelian corporate.
- Lazada berhak membatalkan pesanan atau transaksi apabila dianggap tidak valid.
BANK BNI:
Promo tambahan diskon dengan BNI berlaku untuk periode flash sale tanggal
4 September 2014 dengan syarat dan ketentuan :
- Setiap Pemegang Kartu Kredit BNI Visa dan MasterCard berhak
mendapatkan tambahan diskon Rp. 75,000 dan berlaku untuk 200 unit
pertama.
- Promo ini hanya berlaku jika transaksi diubah menjadi cicilan 0%
dengan tenor hingga 12 bulan dan wajib mengisi form cicilan 0% pada saat
di akhir transaksi (setelah proses pembayaran selesai dan berhasil).
- Program ini berlaku apabila transaksi dianggap valid dan berhasil.
- Program ini berlaku selama persediaan produk masih ada.
- Setiap pemegang Kartu Kredit BNI Visa dan MasterCard hanya berhak untuk melakukan maksimum 2 kali transaksi per hari.
- Promo ini tidak berlaku bagi reseller atau pembelian corporate.
- Lazada berhak membatalkan pesanan atau transaksi apabila dianggap tidak valid.
BANK BRI:
Promo tambahan diskon dengan BRI berlaku untuk periode flash sale tanggal
4 September 2014 dengan syarat dan ketentuan :
- Setiap Pemegang Kartu Kredit BRI Visa dan MasterCard berhak
mendapatkan tambahan diskon Rp. 150,000 dan berlaku untuk 100 unit
pertama.
- Promo ini hanya berlaku jika transaksi diubah menjadi cicilan 0%
dengan tenor 6 atau 12 bulan dan wajib mengisi form cicilan 0% pada saat
di akhir transaksi (setelah proses pembayaran selesai dan berhasil).
- Program ini berlaku apabila transaksi dianggap valid dan berhasil.
- Program ini berlaku selama persediaan produk masih ada.
- Setiap pemegang Kartu Kredit BRI Visa dan MasterCard hanya berhak untuk melakukan maksimum 2 kali transaksi per hari.
- Promo ini tidak berlaku bagi reseller atau pembelian corporate.
- Lazada berhak membatalkan pesanan atau transaksi apabila dianggap tidak valid.
Sumber: LazadaLabel: Penawaran
Buy One Fall Drink, Get One Free at Starbucks
Dapatkan GRATIS minuman Caffe Latte untuk setiap
pembelian minuman Hazelnut atau Caramel Macchiato. Promosi tidak dapat
digabungkan dengan promosi lainnya. Syarat dan ketentuan berlaku.
Promo beli 1 gratis 1 berlaku selama bulan Oktober 2014.
*Khusus bagi pemegang Starbucks Card.
*Free items harus dengan harga yang sama atau lebih rendah, maksimum pembelian 4 cups/transaksi
Label: Penawaran
#CreativeThink! Seminar Kreativitas @FikomBudiLuhur
Fikomers, pada hari Rabu 11 Juni 2014, @FikomBudiLuhur melaksanakan
event menarik lagi untuk Fikomers, bahkan terbuka untuk seluruh
Mahasiswa/i Universitas Budi Luhur. Event ini akan diisi dengan 3 sesi
Seminar dan 1 Workshop. Antara lain adalah:
- Seminar “Konvergensi Media, Tantangan! untuk Mahasiswa Komunikasi”
(Pembicara Ari “Jibeng” Soetjitro, Apple Certified Trainer). (Jam 10.00 –
12.00)
- Seminar “Motif Kreatif” (Pembicara Arya Gumilar, Creative Head Alpha Merah Kreasi). (Jam 13.00 – 14.30)
- Seminar “Kreatif Desain Fantastis” (Pembicara Eka Sofyan Rizal, Ketua Forum Desain Grafis Indonesia). (Jam 15.00 – 16.30)
- Workshop “Pemanfaatan Tablet untuk Edukasi” (Pembicara Ari “Jibeng” Soetjitro, Apple Certified Trainer). (Jam 13.00 – 14.00)
Fikomers yang ingin mengikuti kegiatan ini silakan Registrasi ke Desy
(08569746823) karena kesempatan terbatas. Fikomers juga dipersilakan
untuk memilih salah satu Seminar yang dihadiri atau ikuti semua. Biaya
pengganti Sertifikat adalah sebesar 5000 rupiah dibayarkan saat event
berlangsung.
Seminar ini hasil kerjasama Komunitas
@DKV_Gradasi,
@iBoxIndonesia, BEM FIKOM UBL, HIMAKOM UBL dan didukung oleh
MakeMac dan
iKaskus – Apple iPhone Kaskus Community.
Sumber: Himakom
Label: Fikom
UBL Sabet Karya Animasi Terbaik Ajang Asiagraph 2014
Setiap
tahunnya Negara Taiwan mengadakan sebuah ajang kompetisi Asiagraph
Reallusion Award 2014. Even ini diadakan dalam rangka lomba Animasi 3D,
ASIAGRAPH 2014, yang diadakan oleh Reallution (perusahaan developer
program animasi 3D I-Clone).
Tiap tahunnya penyelenggara selalu memberikan tema yang berbeda. Tema tahun ini "Future".
Para finalis beradu kemampuan dalam waktu yang terbatas untuk dapat
menerjemahkan tema yang diberikan oleh penyelengggara ke dalam bentuk
video animasi 3D dengan maksimal durasi lima menit.
Setelah
melalui tahapan seleksi dari seluruh negara di Asia, Mahasiswa dari
Fakultas Ilmu Komunikasi (Fikom) Universitas Budi Luhur berhasil masuk
sebagai peserta setelah sebelumnya mengirim atau upload karya untuk
diseleksi panitia.
Dalam lomba yang
berlangsung 26 - 29 Agustus lalu di National Yunlin University of
Science and Technologi, Taiwan tersebut, UBL mengirimkan dua buah karya
dari dua tim dengan judul Budis world dan Happinest of Ghost. Untuk judul Happinest of Ghost terpilih sebagai salah satu dari 18 karya terbaik.
“Happinest of Ghost
karya dari tim Djamal, sebagai salah satu dari 18 karya yang berhak
mengikuti babak final di Taiwan," kata Ketua Program Studi (Kaprodi)
Fikom UBL Rocky Prasetyo Jati
Sayang,
meski berhasil masuk babak final, karya tersebut belum berhasil menjadi
jawara. namun, kerja keras tiga sekawan itu mendapat apresiasi dari
Rektor UBL, Suryo Hapsoro.
"Walaupun
kerja keras tim mahasiswa Fikom belum berhasil menjadi pemenang dalam
ajang Asiagraph Taiwan tahun ini, bagi kami dengan terpilihnya mereka
mewakili Indonesia saja sudah merupakan kebanggaan bagi UBL. Pihak
kampus akan selalu mengapresiasi setiap mahasiswa yang berprestasi,"
ujar Suryo.
Label: Fikom
Enaknya Mahasiswa Bekerja di Kampus Sendiri
Metrotvnews.com, Jakarta: Ketimbang mencari tenaga
kerja dari luar, Universitas Budi Luhur (UBL) merekrut sejumlah
mahasiswanya untuk bisa bekerja di kampus. Apalagi, kualifikasi
mahasiswa sesuai dengan yang dibutuhkan.
"Kami membuka lowongan kerja untuk mahasiswa. Ada 14 orang yang
dibutuhkan. Sekitar 200 mahasiswa yang melamar," kata Ririt Roeswidiah
selaku Head of General Affairs and Administration Divison UBL dalam
keterangan pers di Jakarta, Selasa (23/9/2014).
Belasan mahasiswa tersebut mendapatkan honor layaknya bekerja di
perusahaan. Yang menarik lagi, mahasiswa mendapatkan beasiswa gratis
biaya satu semester.
Menurut Ririt, aplikasi mahasiswa bekerja di kampus banyak diterapkan
diluar negeri. Soalnya, bekerja di kampus sendiri dapat disesuaikan
dengan jadwal perkuliahan.
"Selain itu, mahasiswa merasa kampus sebagai rumah kedua. Mahasswa
menjadi nyaman dalam beraktivitas," imbuh Direktur Promosi, Humas, Kerja
Sama UBL Brury Trya Sartana.
Untuk tahap awal, mahasiswa yang terpilih itu bekerja di unit kerja
sesuai permintaan fakultas seperti web programer, IT Support,
administrasi, dan bagian umum. Persyaratan mahasiswa yang bisa ikut
dalam program itu ialah menyelesaikan minimal 60 SKS.
"Daripada mahasiswa kurang mampu harus bekerja di luar kampus sehingga waktu mereka habis di jalan lebih baik mereka bekerja di kampus sekaligus menunjukkan keberbudiluhuran kampus UBL,"
tandas Ketua BPH Yayasan Pendidikan Budi Luhur Kasih Hanggoro. (Wisnu
Artosubari)
Sumber: MetroTv NewsLabel: Budi Luhur
Menyikapi Tantangan Masyarakat Asean dengan Cerdas dan Berbudi Luhur
TRIBUNNEWS. COM, JAKARTA - Tidak terasa sudah jika
implementasi dari 'Masyarakat ASEAN' sudah semakin mendekat. Tinggal
beberapa bulan lagi kesepakatan untuk diberlakukannya 'ASEAN yang
bersatu' sudah harus diterapkan.
Wujud dari masyarakat Asia Tenggara yang satu atau tunggal pada
intinya tak hanya diberlakukan pada bidang ekonomi. Masyarakat Indonesia
pada dasarnya harus siap untuk menghadapi tantangan perubahan di segala
bidang. Untuk menyikapi berbagai perubahan tersebut, seyogyanya terus dilakukan sosialisasi, sejatinya pada seluruh elemen masyarakat.
Disamping itu, peningkatan sumber daya manusia (SDM) tentunya mutlak
dilakukan terus menerus. SDM yang berkualitas tidak akan tergerus oleh perubahan atau perkembangan zaman. Oleh karena itu, Indonesia senantiasa memerlukan SDM yang cerdas dan berbudi luhur.
Manusia Indonesia yang punya karakter, cerdas dan berbudi luhur tidak
akan kesulitan dalam menerima perubahan dan perkembangan zaman, bahkan
akan tetap survive dalam kearifan lokal.
Demikian intisari dari seminar yang diselenggarakan oleh Rumah Cerdas
Budi Luhur, dari Universitas Budi Luhur, Jumat (17/10) di Ruang Teater
Kampus Utama Universitas Budi Luhur, Jl.Petukangan Utara, Ciledug Raya,
Jakarta Selatan.
Seminar dengan tema 'Teknologi Berbudaya' ini semula hanya
menghadirkan dua pembicara, yakni Ketua Harian Badan Pengurus Harian
(BPH) Yayasan Budi Luhur Cakti Kasih Hanggoro, MBA, dan Hari Soetanto,
S1.Kom, MSc, Deputi Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Pusat Pengembangan
Masyarakat (PPM) Universitas Budi Luhur.
Namun, Rektor Universitas Budi Luhur Prof.Ir.Suryo Hapsoro Tri Utomo, Ph.D yang semula hanya memberikan kata pengantar, akhirnya tetap tinggal bersama Kasih Hanggoro dan Hari Soetanto untuk bersama-sama turut memberi 'pencerahan'.
Seminar yang dihelat oleh Rumah Cerdas Budi Luhur ini sangat menarik
minat sivitas academika Universitas Budi Luhur. Ruang Teater yang
terletak di lantai-4 Gedung Utama dipadati para mahasiswa/mahasiswi,
dari berbagai fakultas.
Mereka juga tanggap untuk merespon apa yang disampaikan oleh Kasih Hanggoro
dan Hari Soetanto, termasuk dalam menyikapi tantangan 'Teknologi
Berbudaya' yang tak jarang membuat gamang atau miris dalam kehidupan
sehari-hari. Beberapa penanya terbaik memperoleh doorprize yang
disediakan oleh panitia.
Kasih Hanggoro bahkan menyumbangkan sebuah buku kepada seorang
mahasiswa yang mampu menjawab pertanyaan yang diajukan oleh rektor.
(tb)
Sumber: Tribunnews Label: Budi Luhur
Indonesia the Next Asian Investment Hub for Japanese Investors
Jakarta. - Indonesia has become an increasingly vital
investment hub for Japanese companies in Southeast Asia, according to a
statement published jointly by Kroll, one of the biggest corporate
investigations firm in the world and Mergermarket, a global merger and
acquisition intelligence service.
The statement said in terms of merger and acquisitions (M&A),
“Indonesia remains a favorable market in the Southeast Asia region and
last year achieved a new record for deal value, reaching a high of just
over $2 billion.”
Such value represents about 17 percent of the total mergers and
acquisition deal value among member countries of the Association of
Southeast Asian Nations (Asean). Thailand remained the top pick,
dominating about 44 percent of the total M&A deal value in the
region.
The statement said Indonesia’s financial services industry offers
“huge potential even though the sector still has relatively low
penetration, particularly among insurance providers.”
“For many investors it is becoming an increasingly enticing
proposition. Data from Fitch Ratings highlights that the foreign
ownership cap of 80 percent is far more competitive than India [26
percent] and Thailand [49 percent],” Kroll and Mergermarket said.
Growing private consumption now makes up around 55 percent of
Indonesia’s gross domestic product, adding further attractiveness to the
country.
“An extra 90 million people are expected to move into the
middle-income bracket by 2030 further fuelling consumption rates. If
current trends continue it is believed that Indonesia will account for
40 percent of growth in the region,” the statement said.
Analysts have said that the country has drawn investor interest,
thanks to its young population, rising per-capita income and stable
economic growth — in addition to abundant natural resources.
However, Kroll also reminded its clients that investors still need to
watch out for factors that negatively impact the business environment.
Kroll’s Asia head, senior managing director Tadashi Kageyama said
this year Indonesia went through a turbulent period with the legislative
changes that were implemented prior to the presidential election.
Kageyama noted two legacies from Susilo Bambang Yudhoyono’s administration that investors need to watched out for.
Firstly, the passing of new trade laws that lean towards protecting
domestic industry and pave the way for lawmakers to review free-trade
deals.
Second is the revision of the country’s negative investment list,
which had been criticized by the foreign business community as it could
deter investment.
“Investors need to be acutely aware of how to mitigate the risks
related to the new Trade Law and the impact the negative trade list has
on their future investment prospects,” Kageyama said.
In a Reuters report on May 14, the revision introduced limits for new
foreign investment in storage, retail trade, oil services, horticulture
and small power plants.
Kageyama mentioned the victory of Joko Widodo, who is seen by
investors as a reformer, “signals important changes in the landscape for
foreign direct investment and merger and acquisition in Indonesia.”
However, he elaborated that understanding how Joko’s pro-business
approach impacts on opportunities is central to seeing positive returns
on any investment in the country.
Source: The Jakarta GlobeLabel: Ekonomi